Rahasia Terungkap! Cara Setting Mikrotik yang Efektif dan Mudah

Mikrotik merupakan salah satu perangkat router yang banyak digunakan untuk mengatur jaringan komputer, baik di lingkungan rumah maupun kantor. Dengan fitur-fitur canggih yang dimilikinya, Mikrotik dapat membantu pengguna untuk mengatur dan mengelola jaringan dengan mudah dan efisien. Namun, bagi sebagian orang, melakukan setting awal pada perangkat Mikrotik bisa menjadi hal yang membingungkan. Oleh karena itu, pada artikel ini akan dijelaskan secara lengkap cara setting Mikrotik bagi pemula.

Langkah 1: Melakukan Koneksi ke Perangkat Mikrotik

Langkah pertama sebelum melakukan setting Mikrotik adalah dengan melakukan koneksi ke perangkat tersebut. Diperlukan kabel LAN yang terhubung antara PC/Laptop dengan perangkat Mikrotik. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Sambungkan kabel LAN dari port LAN PC/Laptop ke salah satu port LAN Mikrotik.
  2. Buka browser dan ketik alamat IP default Mikrotik, yaitu 192.168.88.1.
  3. Masukkan username dan password default Mikrotik, yaitu admin untuk username dan juga admin untuk password.
  4. Jika berhasil, Anda akan masuk ke tampilan awal dari perangkat Mikrotik.

Langkah 2: Konfigurasi Dasar Mikrotik

Setelah berhasil masuk ke perangkat Mikrotik, langkah selanjutnya adalah melakukan konfigurasi dasar. Berikut ini langkah-langkahnya:

  1. Melakukan pengaturan IP Address
  2. Untuk melakukan pengaturan IP Address, Anda dapat masuk ke menu IP -> Addresses. Kemudian klik tombol “+” untuk menambahkan IP Address baru. Isi kolom Address dengan IP yang diinginkan dan Interface dengan pilihan interface yang dihubungkan ke jaringan lokal.

  3. Pengaturan DHCP Server
  4. Untuk mengaktifkan DHCP Server, Anda dapat masuk ke menu IP -> DHCP Server. Kemudian klik tombol “+” untuk menambahkan DHCP Server baru. Isi kolom Interface dengan pilihan interface yang akan digunakan sebagai DHCP Server.

  5. Pengaturan Firewall
  6. Firewall digunakan untuk mengatur aturan-aturan yang diperlukan dalam jaringan. Untuk melakukan pengaturan firewall, Anda bisa masuk ke menu IP -> Firewall. Kemudian atur aturan-aturan yang diinginkan.

Langkah 3: Pengaturan Wireless Mikrotik

Jika Anda menggunakan perangkat Mikrotik dengan fitur wireless, langkah selanjutnya adalah melakukan pengaturan wireless. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Melakukan pengaturan Wireless Interface
  2. Untuk melakukan pengaturan wireless interface, Anda dapat masuk ke menu Wireless -> Wireless. Klik tombol “+” untuk menambahkan wireless interface baru. Isi kolom SSID dengan nama jaringan yang diinginkan.

  3. Pengaturan Security Profile
  4. Untuk meningkatkan keamanan jaringan, Anda perlu membuat security profile di menu Wireless -> Security Profiles. Isi kolom Name dengan nama profile, dan atur security seperti enkripsi dan authentication.

  5. Pengaturan Access Point
  6. Jika Anda ingin menggunakan Mikrotik sebagai Access Point, Anda dapat masuk ke menu Wireless -> Access Point. Atur mode, frequency, dan security profile yang telah dibuat sebelumnya.

Langkah 4: Konfigurasi Advanced Mikrotik

Untuk pengguna yang ingin melakukan konfigurasi advanced pada Mikrotik, Anda dapat melakukan langkah-langkah berikut:

  1. Setting Bridge
  2. Bridge digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih network sehingga dapat berkomunikasi. Anda bisa masuk ke menu Bridge -> Bridge, kemudian tambahkan bridge baru.

  3. Setting VPN Server
  4. Jika Anda ingin membuat VPN Server, Anda dapat masuk ke menu PPP -> Interface. Kemudian tambahkan VPN Server baru dan atur parameter-parameter yang diperlukan.

  5. Setting Hotspot
  6. Untuk membuat hotspot pada Mikrotik, Anda bisa masuk ke menu IP -> Hotspot. Kemudian atur konfigurasi hotspot sesuai dengan kebutuhan.

Langkah 5: Menyimpan Konfigurasi

Setelah melakukan semua pengaturan yang diperlukan, jangan lupa untuk menyimpan konfigurasi yang telah dilakukan. Anda dapat melakukan langkah berikut:

  1. Klik tombol System -> Backup untuk melakukan backup konfigurasi.
  2. Anda dapat mengatur penyimpanan backup, baik di lokal storage atau mengirimkannya ke email.

Dengan demikian, Anda telah berhasil melakukan cara setting Mikrotik dari langkah awal hingga pengaturan advanced. Pastikan untuk selalu melakukan backup konfigurasi secara berkala agar data Anda aman dan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Semoga panduan ini dapat membantu Anda dalam mengatur jaringan menggunakan perangkat Mikrotik. Jika masih mengalami kesulitan, jangan ragu untuk menghubungi customer service atau mencari tutorial tambahan untuk memperdalam pengetahuan Anda mengenai Mikrotik.

Redaksi kpidjatim.id

kpidjatim.id adalah portal berita dan informasi terbaru Jawa Timur saat ini. Situs ini memiliki visi untuk memberikan informasi yang akurat, terkini, dan bermanfaat bagi masyarakat Jawa Timur.
Back to top button