Ini Dia Rahasia Cara Membuat Pupuk NPK Cair Sendiri yang Mudah dan Efektif!

Pupuk NPK cair adalah salah satu jenis pupuk yang penting untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman. Pupuk ini mengandung kadar nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K) yang dibutuhkan oleh tanaman untuk proses pertumbuhan dan perkembangannya. Dengan membuat pupuk NPK cair sendiri, Anda dapat menghemat biaya dan juga memastikan kualitas pupuk yang digunakan untuk tanaman Anda. Berikut ini adalah langkah-langkah untuk membuat pupuk NPK cair sendiri:

1. Persiapan Bahan-Bahan

Sebelum memulai proses pembuatan pupuk NPK cair, pastikan Anda telah menyiapkan semua bahan yang diperlukan. Berikut adalah bahan-bahan yang biasanya digunakan dalam pembuatan pupuk NPK cair:

  • Urea (untuk sumber nitrogen)
  • SP-36 (untuk sumber fosfor)
  • KCl (untuk sumber kalium)
  • Air bersih
  • Emulsi Minyak Sayur (sebagai bahan pelarut)

2. Perhitungan Takaran Bahan

Setelah menyiapkan bahan-bahan yang dibutuhkan, langkah selanjutnya adalah melakukan perhitungan takaran bahan. Takaran bahan yang tepat sangat penting untuk mendapatkan campuran pupuk NPK cair yang seimbang. Berikut adalah contoh perhitungan takaran bahan untuk membuat pupuk NPK cair dengan komposisi 10-10-10:

Kadar Unsur:

  • Nitrogen (N) = 10%
  • Fosfor (P) = 10%
  • Kalium (K) = 10%

3. Proses Campuran Bahan

Setelah melakukan perhitungan takaran bahan, langkah berikutnya adalah mencampurkan bahan-bahan tersebut. Proses campuran bahan harus dilakukan dengan hati-hati dan teliti untuk mendapatkan campuran yang merata. Berikut adalah langkah-langkah proses campuran pupuk NPK cair:

  1. Siapkan wadah yang bersih dan kering untuk melakukan proses pencampuran.
  2. Masukkan air bersih ke dalam wadah sesuai dengan takaran yang telah dihitung sebelumnya.
  3. Tambahkan urea, SP-36, dan KCl ke dalam wadah secara bertahap sambil terus diaduk hingga larut sempurna.
  4. Tambahkan emulsi minyak sayur ke dalam campuran pupuk NPK cair untuk membantu larutnya bahan-bahan pupuk.

4. Proses Fermentasi

Setelah proses pencampuran selesai, selanjutnya adalah melakukan proses fermentasi. Proses fermentasi bertujuan untuk memastikan bahan-bahan pupuk bereaksi dan meresap dengan baik. Berikut adalah langkah-langkah proses fermentasi pupuk NPK cair:

  1. Simpan campuran pupuk NPK cair dalam wadah tertutup selama 1-2 minggu.
  2. Lakukan pengadukan secara berkala setiap 2-3 hari sekali untuk memastikan campuran pupuk merata.
  3. Periksa kualitas pupuk NPK cair setelah proses fermentasi selesai. Pastikan warna, tekstur, dan aroma pupuk sesuai dengan standar yang diinginkan.

5. Penyimpanan Pupuk NPK Cair

Setelah proses fermentasi selesai, pupuk NPK cair siap untuk digunakan. Namun, jika Anda tidak akan menggunakannya sekaligus, pastikan untuk menyimpan pupuk NPK cair dengan benar agar kualitasnya tetap terjaga. Berikut adalah tips penyimpanan pupuk NPK cair:

  • Simpan pupuk NPK cair dalam wadah kedap udara untuk mencegah penguapan zat-zat penting dalam pupuk.
  • Jauhkan pupuk dari sinar matahari langsung agar tidak merusak kualitas pupuk.
  • Simpan pupuk NPK cair di tempat yang sejuk dan gelap untuk menjaga stabilitas kualitasnya.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat dengan mudah membuat pupuk NPK cair sendiri dengan kualitas yang terjamin. Selamat mencoba!

Redaksi kpidjatim.id

kpidjatim.id adalah portal berita dan informasi terbaru Jawa Timur saat ini. Situs ini memiliki visi untuk memberikan informasi yang akurat, terkini, dan bermanfaat bagi masyarakat Jawa Timur.
Back to top button