Ini Dia! Cara Resign yang Baik yang Bikin Bosmu Terkejut

Resign dari pekerjaan bukanlah hal yang mudah. Proses resign dapat menimbulkan berbagai emosi dan perasaan, baik bagi karyawan maupun atasan. Namun, ada cara resign yang baik dan profesional yang dapat dilakukan agar proses tersebut berjalan lancar dan tidak menimbulkan konflik. Berikut ini adalah langkah-langkah yang dapat Anda lakukan dalam cara resign yang baik:

1. Berbicara dengan Atasan

Langkah pertama yang perlu Anda lakukan saat akan resign adalah berbicara langsung dengan atasan Anda. Carilah waktu yang tepat dan private untuk menghindari gangguan. Bicarakan mengenai alasan resign Anda secara jujur dan terbuka. Pastikan untuk memberikan penjelasan yang jelas dan konkret mengenai alasan Anda resign. Hindari mengungkit masalah-masalah di tempat kerja sebagai alasan resign.

2. Buat Surat Resign

Setelah melakukan pembicaraan dengan atasan, langkah selanjutnya adalah membuat surat resign resmi. Pastikan surat resign Anda berisi informasi yang jelas, seperti tanggal resign, alasan resign, dan ucapan terima kasih kepada perusahaan. Jika memungkinkan, tawarkan diri Anda untuk membantu proses transisi pekerjaan.

3. Berikan Pemberitahuan Secara Tepat Waktu

Pemberitahuan mengenai resign harus diberikan dengan waktu yang cukup, sesuai dengan peraturan perusahaan atau kontrak kerja yang berlaku. Memberikan pemberitahuan secara tiba-tiba atau mendadak dapat menimbulkan ketidaknyamanan dan kesulitan bagi perusahaan dalam mencari pengganti Anda.

4. Menjaga Profesionalisme

Saat menjalani proses resign, pastikan untuk tetap menjaga profesionalisme Anda. Hal ini termasuk tetap bekerja dengan baik hingga tanggal resign Anda, memberikan bantuan dalam proses transisi, dan tidak menyebarkan informasi negatif tentang perusahaan kepada orang lain. Ingatlah bahwa reputasi Anda sebagai seorang profesional juga turut terbentuk dari proses resign Anda.

5. Persiapkan Diri untuk Wawancara Exit

Secara umum, perusahaan akan melakukan wawancara exit dengan karyawan yang akan resign. Persiapkan diri dengan baik untuk wawancara tersebut, dan berikan feedback yang konstruktif kepada perusahaan mengenai pengalaman kerja Anda. Gunakan kesempatan ini untuk memberikan masukan yang positif guna perbaikan di masa depan.

6. Jaga Hubungan Baik dengan Bekas Rekan Kerja

Meskipun Anda telah resign, penting untuk tetap menjaga hubungan baik dengan bekas rekan kerja Anda. Jaringan profesional yang solid dapat memberikan manfaat besar dalam karier Anda di masa depan. Luangkan waktu untuk mengucapkan terima kasih kepada rekan kerja Anda dan tetap berhubungan secara sporadis.

7. Terima dengan Lapang Dada

Proses resign mungkin tidak selalu berjalan mulus, dan tidak semua orang akan merespons dengan baik. Terimalah reaksi dari atasan dan rekan kerja dengan lapang dada, dan jangan biarkan perasaan negatif menghancurkan proses resign Anda. Tetaplah tenang dan profesional dalam menghadapi segala tantangan yang mungkin timbul.

8. Evaluasi Pengalaman Kerja Anda

Setelah proses resign selesai, luangkan waktu untuk melakukan evaluasi terhadap pengalaman kerja Anda di perusahaan tersebut. Analisis kelebihan dan kelemahan Anda selama bekerja, serta belajar dari pengalaman tersebut untuk menjadi lebih baik di tempat kerja yang baru.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat melakukan proses resign dengan baik dan profesional. Ingatlah bahwa cara resign yang baik tidak hanya mencerminkan profesionalisme Anda sebagai pekerja, tetapi juga sebagai individu yang dewasa dan bertanggung jawab. Semoga berhasil!

Redaksi kpidjatim.id

kpidjatim.id adalah portal berita dan informasi terbaru Jawa Timur saat ini. Situs ini memiliki visi untuk memberikan informasi yang akurat, terkini, dan bermanfaat bagi masyarakat Jawa Timur.
Back to top button