10 Cara Menulis Daftar Pustaka yang Profesional dan Mudah Dipahami

Menulis daftar pustaka merupakan bagian yang sangat penting dalam penyusunan sebuah karya ilmiah. Daftar pustaka berfungsi sebagai referensi yang menunjukkan sumber-sumber penelitian yang digunakan dalam karya yang kita tulis. Oleh karena itu, cara menulis daftar pustaka dengan benar merupakan hal yang tidak boleh diabaikan. Berikut ini adalah panduan lengkap bagaimana cara menulis daftar pustaka yang baik dan benar:

1. Tentukan Format yang Akan Digunakan

Langkah pertama dalam menulis daftar pustaka adalah menentukan format yang akan digunakan. Terdapat berbagai macam format penulisan daftar pustaka, seperti APA (American Psychological Association), MLA (Modern Language Association), Chicago, Harvard, dan lain sebagainya. Pastikan Anda sudah mengetahui format yang sesuai dengan aturan yang berlaku dalam bidang studi Anda.

2. Susun Daftar Pustaka Berdasarkan Abjad

Susun daftar pustaka Anda berdasarkan abjad di mana penulis pertama dijadikan acuan untuk penempatan sumber tersebut dalam daftar pustaka. Pastikan untuk memasukkan semua penulis dalam daftar dengan urutan yang benar. Jika terdapat lebih dari satu buku atau makalah yang ditulis oleh penulis yang sama, susun berdasarkan tahun terbitnya.

3. Cantumkan Informasi yang Lengkap

Saat menuliskan daftar pustaka, pastikan untuk mencantumkan informasi yang lengkap mengenai sumber yang Anda gunakan. Informasi yang biasanya harus disertakan antara lain adalah nama penulis, judul buku/artikel, nama jurnal, tahun terbit, penerbit, dan halaman-halaman yang Anda kutip. Sebisa mungkin juga cantumkan DOI (Digital Object Identifier) jika sumber yang Anda gunakan memiliki DOI.

4. Gunakan Referensi yang Terpercaya

Pastikan Anda menggunakan referensi yang terpercaya dalam penyusunan daftar pustaka. Referensi yang terpercaya akan menambah kredibilitas dari karya ilmiah yang Anda tulis. Hindari menggunakan referensi dari sumber yang tidak jelas keabsahannya.

5. Perhatikan Penulisan Nama Penulis

Saat menuliskan nama penulis dalam daftar pustaka, pastikan untuk menuliskan nama penulis dengan benar. Periksa kembali ejaan nama penulis agar tidak terjadi kesalahan penulisan yang dapat merugikan Anda sebagai penulis.

6. Gunakan Citation Manager

Untuk memudahkan Anda dalam menyusun daftar pustaka, Anda dapat menggunakan Citation Manager yang banyak tersedia secara online. Dengan menggunakan Citation Manager, Anda dapat dengan mudah mengelola dan menyusun daftar pustaka sesuai dengan format yang Anda inginkan.

7. Periksa Kembali Daftar Pustaka Anda

Sebelum Anda menyelesaikan karya ilmiah Anda, pastikan untuk memeriksa kembali daftar pustaka yang Anda tulis. Pastikan tidak ada kesalahan dalam penulisan nama penulis, judul sumber, tahun terbit, dan informasi lainnya. Kesalahan dalam daftar pustaka dapat merugikan kredibilitas karya ilmiah Anda.

8. Contoh Format Daftar Pustaka

Berikut adalah contoh format penulisan daftar pustaka dalam format APA:

  1. Buku:

    Nama Penulis. (Tahun Terbit). Judul Buku. Kota Terbit: Penerbit.

  2. Jurnal:

    Nama Penulis. (Tahun Terbit). Judul Artikel. Nama Jurnal, Volume(Nomor), Halaman-Halaman. DOI

  3. Artikel di dalam Buku:

    Nama Penulis. (Tahun Terbit). Judul Artikel. Dalam Nama PenulisEditor Buku, Judul Buku(Halaman-Halaman). Kota Terbit: Penerbit.

Dengan mengikuti panduan di atas, Anda diharapkan dapat menulis daftar pustaka dengan baik dan benar. Pastikan Anda selalu memeriksa kembali aturan penulisan daftar pustaka sesuai dengan format yang Anda gunakan. Penulisan daftar pustaka yang baik akan meningkatkan kualitas karya ilmiah Anda secara keseluruhan.

Demikianlah panduan lengkap tentang cara menulis daftar pustaka. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda yang sedang menyusun karya ilmiah. Selamat mencoba dan semoga sukses!

Redaksi kpidjatim.id

kpidjatim.id adalah portal berita dan informasi terbaru Jawa Timur saat ini. Situs ini memiliki visi untuk memberikan informasi yang akurat, terkini, dan bermanfaat bagi masyarakat Jawa Timur.
Back to top button