Sampaikan Aspirasi Anggota, JRKI Jatim Temui Ketua KPID Jatim

0
52

Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Timur, Ahmad Afif Amrullah menerima kunjungan Pengurus Jaringan Radio Komunitas Indonesia (JRKI) Jawa Timur pada Senin (12/4) siang di Kantor KPID Jatim. Hadir dalam kesempatan tersebut Sumali (ketua), Tuti Haryati (sekretaris) dan Suyono (wakil bendahara).

“Sejak pandemi, kami sudah lama tidak silaturahmi ke KPID Jatim. Sekaligus ada beberapa masukan dan pertanyaan dari para anggota JRKI Jatim yang perlu kami sampaikan kepada KPID Jatim,” kata Cak Ali, sapaan akrab Ketua JRKI Jatim.

Sebagian besar dari pertanyaan tersebut berkaitan dengan layanan perizinan yang beberapa tahun terakhir mengalami perubahan dari sistem manual ke sistem online terintegrasi. Menurut Cak Ali, sebagian Anggota JRKI Jatim berada di pelosok desa dan dikelola oleh orang tua sehingga mereka menghadapi kendala tersendiri.

“Sistem online ini memang memudahkan proses perizinan maupun perpanjangan. Tapi sayangnya beberapa anggota kami membutuhkan pendampingan khusus karena tidak terbiasa dengan aplikasi-aplikasi baru,” tambah pengelola Radio Komunitas Rajamuni FM Surabaya ini.

Merespon berbagai pertanyaan tersebut, Ketua KPID Jatim menyambut baik dan menjawabnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Bahwa sistem online memang harus dijalankan demi kecepatan, transparansi dan kemudahan layanan perizinan.

“Konsekuensinya semua harus siap dengan sistem online ini. Kalau ada yang belum siap, di sinilah fungsi JRKI untuk memberikan pendampingan kepada mereka. Dan untuk itu, KPID Jatim siap berkolaborasi,” ujar A Afif Amrullah.

Ke depan, tambah Afif, KPID Jatim juga akan menyelenggarakan forum bersama untuk mempertemukan semua stake holder layanan perizinan penyiaran. Antara lain KPI Pusat, Direktorat PPI Kementerian Kominfo RI sebagai operator aplikasi e-penyiaran dan Direktorat SD PPI Kementerian Kominfo RI sebagai operator aplikasi Spektra.

“Kami minta JRKI melakukan inventarisasi masalah yang dihadapi para anggotanya. Nanti di forum tersebut bisa disampaikan langsung kepasa para pihak dan kita upayakan solusi bersama,” pungkas Afif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here