KPID Jatim Tambahkan Tes Cepat Standarisasi Pemahaman P3SPS saat EDP

0
77

Hingga kini COVID-19 belum kunjung selesai, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Jawa Timur telah melakukan evaluasi dengar pendapat (EDP) secara daring zoom meeting pada hari Selasa tanggal 30 Maret 2021.  

Jika pada tahun – tahun sebelumnya EDP dilakukan atas permintaan dari pihak pemohon yaitu lembaga penyiaran. Akan tetapi, mulai tahun ini KPID berhak mengundang lembaga penyiaran untuk dilakukan evaluasi. Mengingat undangan KPID Jawa Timur kepada lembaga penyiaran ketika mendekati batas akhir waktu perizinan lembaga penyiaran yakni sekitar 14-15 bulan sebelumnya. Adapun Ketika EDP dilakukan, maka pihak pemohon menyiapkan dan melakukan presentasi tentang intensitas waktu siaran ditepat jalur gelombang frekuensi, program isi siaran, dan aspek administrasi serta jangka ketahanan radio untuk 5 tahun kedepan. 

Pada kesempatan itu, hadir seluruh komisioner KPID Jatim, yaitu  A.Afif Amrullah, S.HI., M.EI., Eko Rinda Prasetyadi, S.H., Immanuel Yosua T., M.I.Kom., M.H., Amalia Rosyadi P., S.Kom.I., M.Med.Kom., dan Malik Setyawan, S.Pd.

Lembaga penyiaran yang mengikuti EDP diantaranya PT. Radio Citra Airlangga Kediri, PT. Radio GWS Banyuwangi, dan PT. Radio Prameswara Lamongan. Selama proses EDP berlangsung, Malik Setyawan Komisioner KPID Provinsi Jawa Timur menegaskan bahwa program siaran harus mematuhi P3SPS, sebagai kitab suci program siaran. Tambahnya program siaran juga harus beragam dan mempunyai sisi edukasi yang ditekankan secara jelas melalui hiburan yang sehat, misalnya konten motivasi, inspirasi, dan program yang mengajak masyarakat untuk berpartisipasi secara aktif. Sehingga dapat memberikan dampak positif kepada masyarakat setempat.

“Lembaga Penyiaran harus melampirkan bukti implementasi obyektif. Apakah sudah ada bukti sertifikat dan pelatihan untuk P3SPS. Setelah itu, sidang pleno dapat dijalankan”, Ujar Immanuel Yosua, Koordinator Bidang Penindakan Pelanggaran Isi Siaran KPID Jawa Timur.  

Sebelum kegiatan EDP berakhir, penyiar dari setiap pemohon perizinan lembaga penyiaran dilakukan pre-tes terhadap pemahaman tentang P3SPS oleh tim KPID Provinsi Jawa Timur.  Diketahui dari pre-tes tersebut tidak semua Lembaga penyiaran paham dan menguasai tentang P3SPS. Oleh karena itu, kedepannya KPID Provinsi Jawa Timur akan melakukan standarisasi lembaga penyiaran, khususnya bagi para penyiar, seperti mengadakan pelatihan P3SPS di setiap Lembaga penyiaran.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here