KPID Jatim Deklarasi Siaran Damai Jatim Harmoni

0
294

Surabaya, Gatra.com – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Timur mendeklarasikan ‘Siaran Damai untuk Jatim Harmoni’ di kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jatim, Kamis (29/8).

Ketua KPID Jatim, Afif Amrullah mengatakan, deklarasi ini dilakukan guna membangun situasi tetap harmonis di masyarakat menyusul insiden yang terjadi di asrama mahasiswa Papua Jalan Kalasan Surabaya beberapa waktu lalu.

“Kami menyatakan komitmen dan kesiapan untuk berperan aktif dalam penyelenggaraan siaran damai untuk menjaga Jatim Harmoni. Dan dalam bingkai persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia berdasarkan Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika,” kata Afif saat membacakan ikrar deklarasi.

Deklarasi yang diikuti ratusan pimpinan lembaga penyiaran TV dan Radio se-Jatim ini dilakukan di sela-sela acara OSS/SIMP3 dan Gelar Hasil Monitoring Isi Siaran.

Dalam deklarasi itu, mereka menandatangani ikrar bersama sebagai bentuk komitmen keikutsertaan menyajikan informasi damai.

“Lembaga penyiaran TV dan Radio, kata dia, memiliki program news atau berita. Di dalamnya ada para jurnalis. Kami mengajak mereka mendeklarasikan ini bersama-sama,” ujarnya.

Afif mengajak seluruh lembaga penyiaran TV dan Radio di Jatim untuk memberikan informasi atau isi siaran yang menyejukkan masyarakat. Menurutnya, situasi di Surabaya dan Jatim saat ini sudah kondusif.

“Kami apresiasi langkah Gubernur Jatim dan Forkopimda Jatim bersama tokoh Papua dalam meredakan situasi, demi persatuan dan kesatuan,” ujarnya.

Dengan suasana yang kondusif dan isi siaran yang tidak provokatif, lanjut Afif, mahasiswa Papua di Jatim bisa kembali menjalankan kegiatan belajarnya dengan tenang dan nyaman.

“Semua sudah kembali seperti semula dan teman-teman dari Papua juga beraktivitas normal dengan jaminan dari Pemprov Jatim,” pungkasnya.

Repost from:
https://www.gatra.com/detail/news/441135/politic/kpid-jatim-deklarasi-siaran-damai-jatim-harmoni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here