KPID Jatim Serahkan Izin Penyiaran ke Dua Radio Daerah

0
343

Dua radio publik yang didirikan Pemerintah Kabupaen di Jawa Timur menerima Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP) Prinsip dari Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jatim di Hari Pers Nasional (HPN) 2019, yakni Radio Ralita FM Pamekasan dan Radi Praja Angkasa FM Trenggalek.

“Penyerahan IPP diserahkan pda Rabu (6/2) di Hotel Santika Premiere Surabaya, oleh Ketua KPID Jatim A Afif Amrullah,” kata Argina Barkat Rakhmatullah Pimpinan Radio Ralita FM Pamekasan dilansir Antara di Pamekasan, Kamis (7/2/2019) sore.

Ia menuturkan, radio yang mengudara di frekuensi 89,1 FM ini tercatat sebagai lembaga penyiaran publik lokal ke-19 di Jawa Timur yang telah mengantongi izin penyiaran dari pemerintah.

Selain Ralita FM, KPID Jatim juga menyerahkan IPP kepada radio milik Pemkab Trenggalek, yakni Radio Praja Angkasa FM. Penyerahan izin radio yang mengudara di frekuensi 98,4 FM itu juga oleh Afif Amrullah dan diterima langsung oleh Emil Elistianto Dardak, Bupati Trenggalek.

Afif Amrullah di Surabaya, Rabu (6/2/2019) menyatakan, di Jawa Timur, saat ini total sudah ada 19 LPPL (Lembaga Penyiaran Publik Lokal) di Jatim yang telah berizin. Terdiri dari 18 radio dan 1 televisi.

“KPID Jatim menyambut baik terbentuknya asosiasi Radio LPPL Jatim dan kami bekerja sama untuk membantu seluruh LPPL di Jatim untuk segera mendapatkan IPP,” katanya. Selama tahun 2018 saja, lanjutnya, KPID Jatim berhasil menuntaskan proses izin untuk 7 LPPL di Jatim. Selain dua radio di atas, radio lain adalah Radio Persada FM Blitar, Radio Suara Blambangan FM Banyuwangi, Radio Suara Lumajang FM, Radio Suara Ngawi FM, dan Radio Suara Pacitan FM.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here