KPID JATIM Hadiri Pertemuan Kunjungan Kerja Komisi I DPR RI

0
31

Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Jawa Timur yang diwakili oleh Eko Rinda Prasetyadi selaku Komisioner bidang Kelembagaan & SDM dan Amalia Rosyadi Putri, Komisioner Sosialisasi & Literasi menghadiri undangan pertemuan kunjungan kerja Komisi I DPR RI pada hari Jum’at 12 November 2021. Pertemuan ini dipimpin oleh Anggota Komisi I DPR RI Nurul Arifin dalam rangka memperkuat informasi dan data pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran yang turut dihadiri perwakilan dari LPP (Lembaga Penyiaran Publik) TVRI, LPP RRI, dan LP Lokal.

“Data, informasi dan masukan kami peroleh dari kunjungan ke Provinsi Jawa Timur ini untuk menjadi bahan pembahasan RUU penyiaran,” terang Nurul di Kantor TVRI Jawa Timur.

‘Tantangan Penyiaran Multiplatform di Indonesia’ menjadi tema yang diusung pada pertemuan kali ini. Adanya perkembangan teknologi yang dibarengi dengan keberadaan penyiaran diberbagai media, memungkinkan seseorang melihat isi siaran bukan hanya melalui televisi atau radio. “Multiplatform penyiaran menjadikan eksistensi RUU Penyiaran menjadi sangat penting untuk dibahas,” jelas Nurul.

Menanggapi penyelenggaraan digitalisasi penyiaran tersebut, KPID Jatim menyampaikan perlu adanya penguatan tugas utama KPI/KPID, yakni melakukan pengawasan konten siaran hingga pada kewenangan memberikan sanksi atas pelanggaran terhadap Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS). Selain itu, kelembagaannya juga harus diperjelas dengan bersifat struktural. “Agar nantinya ada sinergi dan kesinambungan dalam melakukan kerja-kerja pengawasan konten siaran beserta kewenangan serta tugas dan fungsinya yang lain,” ujar Eko.

Amel menambahkan, dengan terjadinya perubahan atau penyempurnaan UU No 32/2002 tentang penyiaran secara komprehensif diharapkan bisa lebih mengoptimalkan tugas, fungsi, dan kewenangan KPI serta KPID terutama terkait dengan penyelenggaraan penyiaran digital.

Kunjungan ini diikuti sejumlah Anggota Komisi I DPR RI, di antaranya Sturman Panjaitan, R. Imron Amin, Kresna Dewanata Phrosakh, Hasbi Anshory, Hillary Brigitta Lasut, Taufiq R. Abdullah, dan Slamet Ariyadi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here