Menjawab Persaingan Global, RRI Perlu Lakukan Revolusi

0
44

Jum’at (03/09/2021), Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Jawa Timur, Afif Amrullah,  menghadiri dialog interaktif “Tangguh, Tumbuh, dan Sehat Suarakan Indonesia” dalam menyambut peringatan HUT ke 76 Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI).

Ditengah berbagai tantangan dan gelombang persaingan global, Afif menjelaskan tema yang diusung HUT ke 76 RRI yakni Tangguh dan Tumbuh merupakan wujud harapan dalam mencerdaskan bangsa. “RRI telah melakukan konvergensi media. Tidak hanya melalui udara tapi melalui pengembangan aplikasi internet. Harapannya 76 tahun, bukan menjadi titik berpuas diri. RRI harus tumbuh, untuk mendapatkan berbagai manfaat,” ungkapnya.

Selain itu, kebebasan internet dengan banyaknya chanel media, baik TV, Radio hingga media sosial perlu disikapi dengan semangat perubahan. Sehingga RRI tidak kehilangan pendengar setianya. Afif menambahkan, hadirnya SDM baru dapat menjadi salah satu jawaban untuk menyesuaikan permintaan pendengar saat ini.   

Menurut Suko Widodo Ketua Pusat Pengembangan Media dan Kehumasan Universitas Airlangga, RRI mempunyai peran membawa pesan termasuk membendung berita bohong atau hoax.

“Setiap orang bisa memproduksi apapun termasuk berita bohong. Sebab itu RRI harus melakukan perannya termasuk sebagai filter,” ujarnya.

Ia melanjutkan apabila RRI melakukan konsep kolaborasi itu akan menajdi luar biasa. RRI sebagai Lembaga Penyiaran Publik harus dapat merangkul semua medium yang berpotensi.

Senada dengan Suko Widodo, Kusnadi Ketua DPRD Provinsi Jatim menambahkan RRI mempunyai peran yang tidak bisa dilupakan yakni sebagai alat pemersatu bangsa.

Turut hadir jajaran komisioner KPID Jatim, yaitu Amalia Rosyadi Putri, S.Kom.I., M.Med.Kom bidang Sosialisasi dan Literasi Media,  Malik Setyawan, S.Pd bidang Pengawasan Isi Siaran, dan Immanuel Yosua T., M.I.Kom., M.H bidang Penindakan Pelanggaran Isi Siaran.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here