Dalam EDP Secara Daring, KPID Jatim Tekankan Pentingnya Konten Lokal dalam Lembaga Penyiaran

0
23

Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Jawa Timur melakukan evaluasi dengar pendapat (EDP) terhadap lembaga penyiaran. EDP yang dilakukan melalui daring pada hari Senin tanggal 25 Januari 2021 tersebut bagian dari proses yang harus dilalui lembaga penyiaran dalam pengajuan perizinan. 

lembaga penyiaran yang mengajukan proses perizinan yakni PT. Radio Prosaliriknada dan PT. Badan Penyelenggara Radio Siaran Tjakra Awigra.  Ketua KPID Jawa Timur, Afif Amrullah menyatakan bahwa EDP merupakan salah satu tahapan yang harus dilalui lembaga penyiaran yang mengajukan perizinan atau selaku pemohon.

Amalia Rosyadi Komisioner KPID Jawa Timur juga meminta agar lembaga penyiaran mencatumkan pemutaran lagu kebangsaan Indonesia Raya pada pukul 06.00 WIB dan lagu nasional pada pukul 24.00 WIB dalam jadwal program siaran harian.  Adapun proses EDP antara lain dimulai dari pembukaan, presentasi dari lembaga penyiaran,  dan evaluasi dan tanggapan dari para komisioner KPID Provinsi Jawa Timur. Setelah itu, lembaga penyiaran diminta untuk memberi jawaban atas tanggapan dan evaluasi dari  KPID Jawa Timur. Setelah selesai tanya jawab maka proses EDP dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara.

Immanuel Yoshua meminta komitmen Lembaga penyiaran terkait ketentuan konten local dan pemberdayaan SDM lokal. “Lembaga penyiaran diwajibkan memenuhi ketentuan siaran konten local minimal 40% setiap hari dan memberdayakan SDM Lokal Jawa Timur sebagai bagian dari pengelola program siaran”, Ujar Yoshua.

Kegiatan EDP di akhiri dengan penandatanganan Berkas Berita Acara, yang ditandatangani oleh komisioner, dua saksi dari pihak pemohon dan pemohon. Setelah EDP maka akan dilaksanakan Rapat pleno internal untuk memberikan keputusan Rekomendasi Kelayakan Perpanjangan Izin dari Kementerian Informasi dan Komunikasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here