KPID Jatim Tekankan Pentingnya Pengawasan Kampanye Melalui Media Elektronik

0
50


Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Timur menyelenggarakan sosialisasi dan bimbingan teknis (Bimtek) kepada relawan pemantau siaran Pilkada Kabupaten Tuban 2020.

Dalam Sosialisasi dan Binmtek tersebut menghadirkan narasumber, di antaranya A. Afif Amrullah, M.EI, Ketua KPID Jatim, Amalia Rosyadi Putri Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran KPID Jatim, serta Ulil Abror Al Mahmud, S.S Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tuban.

Kegiatan yang membahas mengenai teknis pengawasan kampanye melalui media elektronik, yakni 3 frekuensi televisi dan 9 frekuensi radio yang berada di Tuban ini juga diikuti oleh Ormas dan mahasiswa di Kabupaten Tuban.

Pada kesempatan itu, Bawaslu mengajak seluruh peserta untuk turut aktif dalam pengawasan penyiaran iklan kampanye serta berpartisipasi bersinergi dengan Bawaslu apabila terdapat pelanggaran.

Dalam penjelasan, Ulil memaparkan masalah serta isu yang biasa terjadi dalam pemilihan umum, seperti data pemilih, politik uang, politik identitas, kampanye negatif dan kampanye hitam.

“Sampai saat ini masalah yang paling utama adalah daftar pemilih ganda,” kata Ulil, Rabu, 4/11/2020 pukul 10.00 WIB di Pendopo Krido Manunggal Kabupaten Tuban.

Sedangkan Ketua KPID Jatim membahas perihal kewenangan pengawasan KPID Jatim.

“Apapun yang disiarkan, dengan frekuensi radio dan televisi itu menjadi kewenangan KPID. Jadi, siaran online melalui Facebook, Instagram, YouTube, dan lain-lan bukan menjadi kewenangan KPID”, ujar Ketua KPID Jatim Afif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here