Ketua KPID Jatim Isi seminar bertajuk ‘Mewujudkan Jatim Harmoni’

0
61

Ahmad Afif Amrullah Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Jatim mengisi seminar bertajuk “Mewujudkan Jatim Harmoni. Seminar yang digelar selasa 3 November 2020 merupakan kerjasama Bankesbanbol Jatim dengan PD PRSSNI yang bertempat di Hotel Aria Gajayana.

Memasuki masa kampanye Pilkada Serentak bukan berarti pasangan calon (paslon) yang ikut kontestasi sudah diperbolehkan beriklan kampanye di media massa.

Afif mengingatkan bahwa iklan kampanye di media massa, baik televisi, radio maupun media cetak baru boleh ditayangkan pada 22 November hingga 5 Desember sebelum masa tenang.

Itu pun yang diperbolehkan merupakan iklan kampanye yang difasilitasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan bukan iklan yang dikeluarkan oleh tim paslon.

“Itu pun dibatasi hanya boleh dilakukan oleh KPU baik dari sisi materi maupun data. Jadi peserta tidak diperbolehkan memasang iklan langsung kepada lembaga penyiaran,” kata Afif usai acara.

Hingga hari ini, Afif menyebut sudah ada laporan masuk dugaan pelanggaran berdasarkan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 dan SPS) di empat kabupaten/kota di Jawa Timur perihal menayangkan iklan kampanye salah satu kandidat.

“Sudah ada empat kabupaten yang dilaporkan ke kami dugaan pelanggaran dan akan kami proses pada jumat besok. Ada televisi, ada radio,” ujarnya.

Ia mengatakan, laporan yang masuk ke KPID Jatim masih berstatus dugaan pelanggaran karena masih belum terbukti. Selanjutnya, KPID Jatim akan memanggil lembaga penyiaran terkait untuk dimintai klarifikasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here