KPID Jatim Berdayakan KIM Pamekasan untuk Proaktif Sosialisasikan Pencegahan Covid 19

0
53

Dalam mendukung Program Pemerintah dalam Penanggulangan Penyebaran Covid 19. Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Timur menyelenggarakan Workshop Penyiaran Bagi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dan Pegiat Media Sosial di wilayah Bakorwil Pamekasan pada hari Rabu 15 Juli 2020.KPID Jatim meminta agar KIM di Kabupaten Pamekasan lebih proaktif lagi dalam ikut membantu pemerintah mensosialisasikan pencegahan penyebaran Covid 19 yang akhir-akhir ini jumlahnya terus meningkat.

“Peran aktif media dan lembaga penyiaran sangat dibutuhkan, karena bangsa kita saat ini sedang dilanda pandemi, terutama bantuan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya menjalankan protocol kesehatan,” ujar ketu KPID Jatim A. Afif Amrullah dalam acara Workshop Penyiaran.

Kepada KIM dan Pegiat Media Sosial, afif mengungkapkan pentingnya KIM dan Pegiat Media Sosial untuk menciptakana iklim yang berpihak kepada kepentingan umum dan bernia guna bagi khalayak. Hal ini dikarenakan saat ini di era post truth era banyak kabar bohong yang tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.

                Dalam kesempatan kali ini, Ketua KPID Jatim berharap akan Pegiat KIM Kabupaten Pamekasan dan Pegiat Media Sosial lebih meningkatkan peran dan upayanya dalam menyiarkan informasi yang mendidik, mencerahkan kepada publik, dengan tujuan untuk mengurangi penyebaran berita bohong atau masyarakat sebut dengan hoax di media sosial.

                Workshop penyiaran ini juga memberikan informasi dan edukasi terkait teknik promosi efektif melalui media sosial,serta wawasan wirausaha dengan memanfaatkan media sosial. Selain Ketua KPID jatim, turut hadir Konsultan CEO Iconusantara Gani Kartiwa Adiwisastra, Direktur Koran Harian Kabar Madura Hairul anam, dan Influencer Jatim Tita Oxa Anggrea.

                Acara ini dilakukan dengan menerapkan protocol kesehatan secara ketat mulai dari cuci tangan, cek suhu tubuh, penggunaan masker dan handsanitizer serta menjaga jarak antara peserta. Dengan diikuti 30 orang perwakilan KIM, Perwakilan media massa radio dan televise, serta pegiat media sosial di Kabupaten Pamekasan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here