KPID Jatim Berdayakan Komunitas dengan Selenggarakan Workshop Penyiaran

0
54

Dalam menyampaikan kebijakan pemerintah kepada masyarakat lebih efektif dan efisien, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Timur   memberdayakan media  komunitas berbasis masyarakat yang  ada di daerah melalui workshop penyiaran. Acara  yang  diselenggarakan  di Bakorwil  Malang pada hari kamis, tanggal 30 Juli 2020  ini, bertujuan untuk memperkuat strategi komunikasi public dan agenda setting yang telah disusun pemerintah selama ini.

Workshop dengan  tema “Pemberdayaan Media Komunitas Berbasis Masyarakat dalam Memperkuat Strategi Komunikasi Pemerintah” dilakukan sesuai dengan protocol kesehatan seperti mengukur suhu tubuh, menjaga jarak, mencuci tangan dengan air mengalir atau handsanitizer, serta memakai masker atau face shield.

Dalam acara ini,   turut hadir Koordinator Bidang Penindakan Pelanggaran Isi Siaran KPID Jatim, Immanuel Yosua menyatakan pendapatnya terkait Gerakan Literasi Sejuta Pemirsa. Gerakan yang diselenggarakan oleh KPI pusat bertujuan untuk mengajak pemirsa lebih kritis dalam menanggapi pesan melalui televise dan radio.

“Apa yang disampaikan, oelh media itu tidaklah bebas nilai, karenanya masyarakat harus mempunyai ketrampilan dalam mengonsumsi media, sehingga tidak muda terpengaruhi jika muatan media yang hadir tidak sesuai dengan norma yang ada di tengah masyarakat,” Ungkap Yoshua.

Yoshua menambahkan bahwa Gerakan Literasi Sejuta Pemirsa ini dilaksanakan sesuai dengan Undang-undang Nomor 32 tahun 2002 tentang Penyiaran yang mengamanatkan KPI Bersama masyarakat untuk melakukan literasi media. Literasi media dilaksanakan KPID dalam berbagai format acara, seperti seminar, talkshow di televise dan radio ataupun sosialisasi literasi di berbagai even publik.  Teleisi masih menjadi media rujukan utama di kalangan masyarakat Indonesia, ditengah arus media sosial yang semakin banyak peminatkan. Maka dari itu, KPI menilai literasi media kepada public harus lebih dimasifkan lagi.

Selain Narasumber dari KPID Jatim, Workshop penyiaran ini juga di hadiri oleh Abdul halim, Pemimpin Redaksi Harian New Malang Pos, Himawan Sutanto, Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang, dan Farid Jafar Siddiq, Konsultan Komunikasi Publik dari PT. Iconusantara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here